Tujuan penulisan buku ini sederhana saja, yakni untuk mengungkapkan kembali secara singkat dan jelas apa saja unsur -unsur pendekatan sosiologis terhadap kenyataan insani. Istilah metode tidak menunjuk pada teknik-teknik penelitian yang dipakai oleh sosiolog, tetapi menunjukan logika penelitian ilmiahnya.
Buku ini terdiri atas tiga bagian pokok: 10. pembahasan teori tipe ideal, naturalistis atau posivitis, 2). pembahasan teori humanistis atau interpretatif, 3). pembahasan tipe ideal teori evaluatif, atau terapan
Buku ini memiliki tujuan dalam filsafat modern sistem teori yang paling dominan adalah utilitarianisme. salah satu alasannya adalah utilitarianisme telah mendapat dukungan oleh barisan panjang penulis penulis hebat yang menciptakan bangunan pemikiran yang cakupan dan kecemerlangannya sangat mengesankan
kebudayaan sebagai tindakan yang diberi makna oleh manusia, entah ia orang biasa maupun "orang terpelajar" akan selalu menampilkan "wajah-wajah bagi sesama"
Dalam pergaulan antar budaya saat itu cara kita memaknai pengalaman dan peristiwa tidak otomatis kembali ke belakang, ke sumber nilai - nilai yang telah melahirkan dan membesarkan kita disadari atau tidak kita sudah menggunakan berbagai macam sistem nilai lain dari luar juga sebagai rujukan.
Buku kecil ini dengan judul "aspek-aspek dalam sosiologi Industri" semula merupakan bahan kuliah pada kurikulum Fakultas Ilmu pengetahuan Kemasyarakatan (FIPK) Unika Atma Jaya Jakarta Untuk Mahasiswa tingkat sarjana muda
Sebutan teologi lokal dipakai sama sekali bukan untuk melahirkan teologi baru, melainkan untuk menunjuk teologi yang sudah ada bahkan dihidupi oleh warga gereja dalam hidup sehari-hari tetapi tidak diakui bahkan ditolak oleh gereja.
Buku ini berisi tentang refleksi-refleksi menurut pater Jan Bakker S.J mengenai kebuidayaan
Dalam buku ini disingkapkan peran antropologi bagi pembangunan umumnya, yang diawali dengan bahasan tentang antropologi terapan dan pembangunan, pergeseran orientasi nilai, perubahan sosial budaya, yang menggugat teori pembangunan, dan paradigma baru pembangunan.