buku ini diharapkan dapat menjadi bahan dan acuan untuk studi teologi tentang pokok-pokok iman Gereja secara lengkap bagi para pengajar teologi dan agama ataupun para mahasiswa teologi dan ilmu kateketik
Buku ini bertujuan untuk mempresentasikan Teologi Dialog antar agama dan dialog dengan kebudayaan manusia.
dalam sejarah politik sangat sering terjadi agama dijadikan instrumen oleh para penguasa yang lazim yang menindas rakyat ataupun melanggengkan kekuasaannya. semasa orde baru fenomena serupa juga muncul
Judul yang diberikan oleh Pammkir adalah Dialog Intra religius bukan dialog antaragama. Tentu saja ada maksud khusus dengan judul itu
buku ini membantu memperluas dan memperdalam wawasan sera pengetahuan pembaca untuk melaksanakan dialog iman antar agama entah dilog kehidupan, karya, pengelaman, agama maupun lainnya
Buku ini menceritakan tentang realitas keadaan kehidupan yang mengancam martabat kemanusiaan dan kelangsungan hidup umat manusia.
Buku ini menjadi awal yang baik dan berkelanjutan bagi serial terbitan selanjutnya, sehingga setiap informasi baru terkait perjumpaan Islam-Kristen di Indonesia semakin memperkokoh komitmen bangsa.
Dominannya perilaku destruktif yang diperagakan sebagian besar umat manusia dalam realitas fenomena saat ini mengundang tant a apakah klaim para teolog mengenai eksistensi tuhan yang serba maha baik sempurna adil dapat diterima
buku ini diterbitkan untuk menyelidiki hidup manuia bukan pertama-tama dari hidupnya yang sesuai dengan hidup hewan dan tumbuhan
Pertanyaan-pertanyaan mengenai dasar terakhir ada serta arti terakhir eksistensi, senantiasa telah menanggapi roh manusia, yang sudah mencapai kedewasaan spiritual dan intelektual.