Pertanyaan-pertanyaan mengenai dasar terakhir ada serta arti terakhir eksistensi, senantiasa telah menanggapi roh manusia, yang sudah mencapai kedewasaan spiritual dan intelektual.
Apakah kita mampu menjelaskan persoalan yang sedemikian pelik seperti halnya persoalan eksistensi Allah. Krisis religius dewasa ini berpangkal bukan pertama-tama pada sanggahan terhadap kebenaran-kebenaran khusus dari wahyu