Buku ini langsung membawa ke inti tantangan masyarakat pluralis pasca-tradisional. apakah dasar etis bagi penyelenggaraan negara apa bila tidak lagi ada satu agama dan satu adat tertentuyang di terima oleh semua ?
Demokrasi Indonesia yang mulai menggeliat kembali sejak erareformasimasih perlu diamatiterus-menerus agar tujuanutamanya berupa terciptanya sebuah ''bonum commune'' ( kesejatraan umu ) menjadi kenyataan
Buku ini merupakan pembahasan komprehensif atas karya-karya penting Habermas tentang sains, modernitas dan postmodernisme yang telah mengangkatnya menjadi intelektual kelas dunia. Filsuf Jerman kontemporoer, Jurgen Habermas,yang pemikirannya menjadi fokus penelitian dalam buku ini adalah sosok intelekual kelas dunia yang sangat berpengaruh dalam filsafat dan ilmu-ilmu sosial dewasa ini.