Gereja Menyatakan bahwa kitab suci mempunyai allah sebagai pengarangnya tetapi dalam mengarang kitab kitab suci itu allah memilih orang orang yang digunakannya sementara mereka memakai kecakapan dan kemampuan mereka sendiri.
Konsili Vatikan II dua puluh lima tahun yang lalu pernah merumuskan keputusan besar yang berbunyi bagi umat beriman jalan menuju kitab suci harus terbuka lebar lebar oleh karena itu sejak semula gereja menerima sebagai bukunya naskah yunani.