Dalam tahun 1943, perang dunia II mempertontonkan suatu ketercerai beraian dan kehancuran umat manusia. bangsa bangsa kristn berusaha saling memusnahkan dan menaklukkan. pemimpin umat kristen pada saat itu adalah sri paus pius xii
buku ini mencoba memperkenalkan pembaharuan karismatik katolik dengan memaparkan secara singkat fenomena pembaharuan karismatik mulai dai zaman musa sampai abad kita
Mengetahui materi liturgi belum berarti menghayati lturgi. namun pengetahuan tentang liturgi merupakan saran untuk penghayatan liturgi.
Buku ini berisi tentang upaya-upaya kecil yang dilakukan sebagai alat bantu menjembatani kesulitan memperoleh/mengakses pengetahuan dan informasi yang dibutuhkan untuk membangun peradaban guru.
Konggres Liturgi II diselenggarakan oleh PWI-Liturgi dari tanggal 29 Juni-4 Juli 1973. Tema konggres merangkum tiga pokok besar. Setengah hari lamanya diadakan evaluasi pembaharuan liturgi di Indonesia, dalam rangka penyadaran dan pengarahan.
buku ini dianjurkan bukan untuk menciptakan liturgi yang baru tetapi lebih untuk menghidupkan uacara-upacara liturgis yang ada sehingga sesuai dengan selera umat dan tuntutan jaman
Khusus kepada anggota-anggota Gereja Kalimantan Evangelis, dengan terbitnya buku ini, kami mengajak dan mendorong supaya lebih menginsafi tanggung jawabnya yang suci mulia itu, yaitu: Pekabaran Injil Yesus Kristus
Buku ini mungkin juga membantu para anggota dari tradisi-tradisi keagamaan yang besar di Asia.
Gereja Berdialog mennurut ajaran magisterius merupakan salah satu buku yang dihasilkan sebegai buah kerja sama komisi Hubungan antaragama dan keperayaan konferensi wali Gereja Indoesia.
Proses yang digambarkan dalam buku dilatarbelakangi oleh perubahan dalam iman dan gereja. Faktor- faktor sosial dan kultural main peranan dalam perubahan ini