Dalam Pandangan bapak yulius kardinal darmaatmadja, SJ nilai- nilai yang terkandung dalam pancasila dan iman katolik bukan hanya bersifat komplementer atau saling melengkapi, tetapi juga sinergis satu sama lain. maka tidak berlebihan kiranya jika kardinal mengajak seluruh umat katolik berjuang dalam terang iman katolik mengamalkan pancasila untuk menggapai damai sejahtera dunia akhirat.
Masa pembuangan Bung Karno di Pulau Flores berlangsung dari 14 Januari 1934 sampai dengan 18 Oktober 1938. Bung Karno menggambarkan dirinya dalam pembuangan itu sebagai "elang yang telah dipotong sayap-sayapnya". Namun, ternyata Bung Karno mampu mengatasi dan mengolah situasi krisis ini secara kreatif sehingga menghasulkan hal-hal positif dalam pembentukan karakter dan kepribadian, sifat dan ji…
Buku ini memuat tentang amanat dan pidato Presiden Soeharto
Kehidupan Kenegaraan Indonesia saat ini mengalami perunahan yang sangat cepat terutama berkaitan dengan pergerakan reformasi serta UUD termasuk amandemen UUD 1945. Hal ini terdapat multitafsi yang terjadi pada pemekitiran segelinir orang.
Amanat Kenegaraan ini dapat memberikan sumbangan kepada negara, bangsa dan tanah air tercinta ini
Buku ini mengajak setiap insan Pancasila terutama pemerintah, pendidik, dan peserta didik untuk menghidupi kembali (revitalisasi) nilai-nilai Pancasila dan memaknainya untuk mencapai bonum commune. Pemaknaan nilai-nilai Pancasila dapat membantu pencinta negeri ini untuk menguraikan kembali keranjengan problem (Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan) yang menjadi benang kusu…
Buku ini turut menguatkan peradaban politik di Indonesia
Kebudayaan menetap dan bertani kemudian memperkuat tradisi, dari upacara, antar huta semarga, batas ladang dan sawah, hingga penghormatan jasad leluhur yang telah mati. lamabna laun mereka sepakat mendirikan seperangkat kebudayaan sebagai ruang istirahat kematian.
Buku ini menyediakan tahapan-tahapan berita yang sangat mengembirakan terkait terpilihnya P Paulus Budi Kleden SVD sebagai Superior General ke-12 tanggan 4 Juli 2018
Buku ini diniatkan untuk melihat kembali perjalanan NU secara lebih santai, melihat berbagai capaian intelektual para aktivisnya, dan menengok juga perkembangan NU secara global. Buku ini diharapkan menjadi bahan refreshing sejenak, menyegarkan kembali pemahaman pembaca tentang NU. Saat munculnya pertanyaan dari saudara-saudara non-muslim, " Mengapa NU begitu spartan mempertahankan NKRI?