Buku ini mengisahkan tentang pembaharuan pelayanan gerejani sesudah vatikanII
buku ini berdasarkan buku latin "ordo nitiations christianae adoltorum" yang disediakan sering menyimpan edisi latin sesuai dengan kebutuhan dan keadaan khusus di Indonesia
Kadangkala saya menjadi canggung. Banyak umat bertanya kepada saya, bagaimana membuat liturgi kita menjadi hidup dan menarik. Sungguh tidak mudah bagi saya untuk menjawab soal ini. Saya sendiri bertanya pada diri sendiri, apakah perayaan liturgi yang saya pimpin sudah sungguh membantu umat dan meneguhkan hidup iman mereka.
Bahan-bahan kursus dasar ini merupakan hasil dari Lolina 89 yang diperoleh kembali oleh kelompok kerja katekese liturgi yang dibentuk oleh komisi liturgi KWI.
Kegiatan Liturgi Gereja menjadi begitu penting karena merupakan pelaksanaan karya penebusan manusia tidak hanya di masa lalu, tetapi juga untuk sekarang dan yang akan datang (bdk. KL 2).
Bapa telah menununjukkan kerahiman-Nya demngan mendamaikan dunia dengan diri-Nya dalam Kristus dan dengan mendasmaiakan segala sesuatu yang ada di dunia dan di surga lewat darah Kristus di salib.
Kami berusaha menyediakan seri buku yang kami persembahkan ini. Isinya dapat dipakai juga sebagai dasar bagi wejangan rohani atau upacara sabda, disamping memberi bahan pemikiran yang berguna setiap hari.
Dalam tahun 1943, perang dunia II mempertontonkan suatu ketercerai beraian dan kehancuran umat manusia. bangsa bangsa kristn berusaha saling memusnahkan dan menaklukkan. pemimpin umat kristen pada saat itu adalah sri paus pius xii
buku ini mencoba memperkenalkan pembaharuan karismatik katolik dengan memaparkan secara singkat fenomena pembaharuan karismatik mulai dai zaman musa sampai abad kita
Mengetahui materi liturgi belum berarti menghayati lturgi. namun pengetahuan tentang liturgi merupakan saran untuk penghayatan liturgi.