Buku ini berisi rangkaian tulisan di sekitar gereja dan misi.
Keberadaan Gereja adalah keberadaan komunikasi manusia dengan Allah. maka Gereja tidak menmpunyai makna kalau tidak menjamin terjadinya komunikasi antara manusia dengan Allah dan manusia dengan manusia.
Bagi orang kristen, geeja dan masyarakat bukanlah dua wilayah terpisah tanpa sangkut paut sama sekali. keduanya merupakan dua dimensi dari satu realitas kehidupan kristiani. semakin disadari bahwa iman, harapan dan kasih adalah konkret. kontekstual dan berdimensi luas menyentuh sendi- sendi kehidupan masyarakat.
Terbitnya buku ini dimaksudkan untuk menyediakan bacaan teologis, sebagai perkenalan bagi mereka yang ingin mengetahui teologi, dan sebagai penyegaran bagi mereka yang pernah studi teologi.
Tebitnya buku ini dimaksudkan untuk menyediakan bacaan teologi, sebagi perkenalan bagi mereka yang ingin mengetahui teologi dan sebagai penyegaran mereka yang pernah studi teologi
Buku ini menulis tentang berbagi dalam mewujudkan diri sejati. perwujudan diri sebagai murid Kristus menuntut sikap dasar manusia dalam membangun nurani sejati.
buku ini mencoba mengangkat pokok-pokok teologis yang dikesampingkan (atau tersebar) dalam buku sebelumnya
Terbitnya buku ini dimaksudkan untuk menyediakan bacaan teologis, sebagai perkenalan bagi mereka yang ingin mengetahui teologi dan sebagai penyegaran bagi mereka yanh pernah studi teologi.
Pereselisihan yang dipicu oleh masalah agama, kini mengancam kehidupan berbangsa kita. Sejarah kemanusiaan hancur setelah kobaran kebencian membakar perasaan masing-masing pemeluk agama.
Solidaritas menguraikan pokok-pokok ajaran sosial gereja menanggapi masalah- masalah sosial kemasyarakatan . ajaran itu bukan melulu teori melainkan bertujuan praktis membina solidaritas. gereja bukan sekedar meneriakkan apa yang baik dan layak dikerjakan tidak hanya mengajak melihat kenyataan sosial yang menyedihkan