Pemerdekaan merupakan keprihatinan kristus dan GerejanNya. keprihatinan ini oleh gereja dicoba diuraikan secara rinci dalam teori dan praktik teologi. bukankah tidak ada teologi yang tidak memerdekakan. atau dengan kata lain bukankah pemerdekaan pada akhirnya menentukan keabsahan setiap teologi.
Menghadapi masalah ketidakadilan sosial memang bukan soal yang mudah. Buku ini akan memperlihatkan bagaimana usaha Gereja dalam ajaran sosialnnya menanggapi masalah yang tidak mudah itu.
Buku ini berkaitan dengan keadilan dalam terang kitab suci
Pokok-pokok pikiran utama dalam buku ini adalah bahwa gereja adalah jemaat dan gereja nampak dalm hidup sekelompok orang beriman yang hidup bersekutu sebagai saudara menjawab tantangan hidup ini
Tulisan ini dimaksudkan untuk membantu umat Katolik memahami arti dan prinsip-prinsip normatif dialog yang dewasa ini dirasakan sangat mendesak.
Buku ini menjadi pedoman untuk pembinaan hidup jemaat kristen kelompok basis
sebagai suatu dilog dengan masyarakat pinggiran tulisan-tuisan ini ada yang lembut dan ada yang keras ada yang emgandung tawa dan ada pula mengubah pembaca menjadi air mata
Kami persembahkan buku kecil ini kepada Team Rawil, Team paroki dan pembina-pembina jemaat di stasi yang merasakan kurangnya bahan-bahan untuk menciptkan suasana keterbukaan di antara peserta- peserta yang di bimbing mereka.
Buku ini menawarkan analisis dan kritik komperenshif berkaitan dengan perkembangan ajaran sosial katolik modern dari perspektif teologi, etika, dan sejarah gereja. buku ini mempelajari metoddologi penghargaan yang besar atas banyak kekuatan ajaran sosial tersebut.
Buku ini menulis tentang teologi seksual