Dengan menempatkan seksualitas sebagaipusat dan meletakannya dalam konteks sejarah era reformasi, volume ini menelisik makna-makna dan prkatik-praktik lintas lokasi, dengan memfokuskan pada beragam kelompok dan makna-makna seksualitas yang contested
Buku ini tidak hanya memamparkan teori-teori gerakan sosial tetapi juga menjoba merekonstruksi kembali teori-teori gerakan sosial yang lazim dipergunakan oleh para akademis dan praktis gerakan sosial serta mencoba membenturkanya dengan beberapa contoh gerakan sosial di Indonesia.