Kisah- kisah dan pergulatan hidup yang tersaji dalam buku ini kaya dan makna.Kisah kisah ini disumbangkan oleh para pewarta dari empat kevikepan yaitu kevikepan semarang, kedu, daerah istimewa yogyakarta, surakarta yang melibatkan kurang lebih dua ratus pewarta
Buku ini mencoba mengupas tradisi perkawinan katolik yang bersifat monogami berdasarkan sumber iman katolik yaitu Kitab Suci baik kitab suci perjanjian baru maupun lama
Buku ini akan membantu pembaca, entah tua atau muda, memiliki cakrawala baru bagaimana menghayati hidup.
dalam konteks hidup keberagaman perdamaian tidak bisa diperjuangkan kalau agama dan iman tidak menyentuh aspek aspek kehidupan. maka iman mesti membumi berpijak pada tanah kehidupan dan memberikan jawaban konkret atas kehidupan aktual
Buku ini hanya akan disajikan teks ceramah-ceramah yang diberikan dalam tahap kedua, sebab ceramah-ceramah itu juga sangat bermanfaat bagi para peminat yang tidak turut serta dalam seminar.
Buku kecil ini sebetulnya lahir dari suatu keprihatinan akan kurangnya bahan bacaan bagi mereka yang menikah dengan orang katolik tetapi tetap mempertahankan iman kepercayaannya sendiri.
bekerja sebagai pewarta dikebun anggur Tuhan adalah pekerjaan yang mulia sekaligus unik oleh sebab mengandaikan para pewarta (katekis) senantiasa terarah kepada tewujudnya kerajaan Allah di muka bumi
Pokok pangkal segalanya yakni kalau ada hal-hal yang tidak cocok harus dipersatukan. dan itu serig terjadi dalam kehidupan kita.
Banyak orang berkata bahwa pengalaman adalah guru yang paling baik. Boleh juga dikatakan, pengalaman adalah pelajaran yang paling baik.
setiap pertemuan pertama dengan seseorang selalu disertai perasaan awas walaupun kita berusaha untuk nampak santai dan hangat namun batin kita diuber uber oleh sikap hati