Buku ini disusun berdasarkan tiga buah karangan yang telah lebih dahulu terbit yaitu: tragedi nasional, pantang terulang, monumen pancasila sakti, panduan pengkhianatan PKI (komunis)
Bukuini menunjukan bahwa revolusi dan transformasi sosial hanya di fahamilewat pendekatan marxis berupa pertentangan kelas/golongan ataupersaingan elit penguasa.
Pidato kenegaraan Presiden Soeharto yang isinya merupakan laporan pertanggungjawabkan itu jelas merupakan dokumen sejarah yang amat penting.
Buku ini langsung membawa ke inti tantangan masyarakat pluralis pasca-tradisional. apakah dasar etis bagi penyelenggaraan negara apa bila tidak lagi ada satu agama dan satu adat tertentuyang di terima oleh semua ?
Buku ini menuliskan tentang pandangan yang saling terbuka dan menghargai perbedaan dan kerja sama dalam melintasi sekat-sekat perbedaan menuju indonesia baru yang pluralis dan inklusif
Demokrasi Indonesia yang mulai menggeliat kembali sejak erareformasimasih perlu diamatiterus-menerus agar tujuanutamanya berupa terciptanya sebuah ''bonum commune'' ( kesejatraan umu ) menjadi kenyataan
Kelebihan buku ini adalah menjelaskan pemahaman tentang demokrasi dari berbagai aspek dan dari sudut pandang berbagai pemikir dunia, mulai dari Aristoteler, Immanuel Kant, sampai dengan Edmud Husserl.
para politis memenangi pemilihan dengan mendistribusikan projek-projek berskala kecil, memberikan uang tunai ataubarang kepada para pemilih, mereka mendapatkan dana untuk membiayayi kampanye mereka dengan memperjual-belikan kontrak, perizinan dan manfaat-manfaat lainya dengan para pengusaha
Bekerja sebagai karunia adalah suatu pencapaian dengan tulus dan iklas yang tentunya memiliki etos kerja yang baik dan sangat telaten dibidangnya. oleh karena itu pekerjaan ysang dikerjakan tentu memiliki kesabaran dan ketabahan dari dalam diri sertiap manusia.
Seminar dan penerbitan buku ini tak akan pernah terwujud tampa partisipasi, bantuan dan kerja samaberbagai pihak.