Masa pembuangan Bung Karno di Pulau Flores berlangsung dari 14 Januari 1934 sampai dengan 18 Oktober 1938. Bung Karno menggambarkan dirinya dalam pembuangan itu sebagai "elang yang telah dipotong sayap-sayapnya". Namun, ternyata Bung Karno mampu mengatasi dan mengolah situasi krisis ini secara kreatif sehingga menghasulkan hal-hal positif dalam pembentukan karakter dan kepribadian, sifat dan ji…